Tuesday, September 10, 2013

Berkompetisi Dalam Kebaikan || Pendidikan Agama Islam

    Berkompetisi Dalam Kebaikan

      Pembahasan beberapa surat dan ayat berikut ini meliputi kegiatan menyimak dan membaca, mengartikan perlafal, terjemahan lengkap, penerapan ilmu tajwid, serta inti sari.



1. Surah Al- Baqarah ayat 148

     a. Bunyi surat 


     b. Terjemahan Per/Lafal


c. Penerapan Ilmu Tajwid


d. Inti Sari

     Setelah membaca Al-Qur'an Surah Al-Baqarah ayar 148 di atas, kita dapat menyimpulkan beberapa hal sebagai berikut.

1) Setiap umat mempunyai kiblat masing-masing. Ka'bah adalah kiblat umat Islam lketika shalat, sedangkan Baitul Maqdis adalah kiblat umat Yahudi dan Nasrani.

2) Kaum muslimin hendaknya giat bekerja, beramal, dan berlomba-lomba menuju kebajikan. Contohnya adalah berlomba untuk bersedekah, menuntut ilmu, dan menolong sesama. Dalam hal mengerjakan kebaikan kita boleh iri kepada orang lain. Kalau orang lain mampu mengapa kita tidak ?

3) Suatu ketika, Allah SWT akan mengumpulkan hamba-Nya, yaitu kelak di alam akhirat. Pada saat itu manusia akan melihat segala amal perbuatan yang pernah di lakukan di dunia. Manusia nanti akan diminta pertanggungjawaban atas apa yang telah diperbuatnya.

     Setelah kita memahami surat Al-Baqarah ayat 148 ini hendaknya kita memiliki sifat.

1. Semangat berkompetisi dalam melakukan dan meraih prestasi;
2. Dinamis, senantiasa semangat dalam melaksanakan tugas dan kewajiban;
3. Sportif, mengakui keunggulan orang lain. dan tidak malu untuk menirunya;
4. Inovatif, Karya ide dan gagasan serta senantiasa melakukan pembaruan-pembaruan;
5. Kreatif, penuh kreatifitas dalam melakukan hal-hal yang bermanfaat.

2. Surah Fatir Ayat 32

a. Bunyi Surat


 b. Terjemahan Perlafal


c. Penerapan Ilmu Tajwid


 d. Inti Sari

     Ayat di atas menjelaskan bahwa Allah SWT. menurunkan wahyu kepada Nabi Muhammad SAW. melebihi umat sebelumnya. Kemuliaan yang diberikan Allah SWT. bergantung pada sejauh mana ajaran Nabi Muhammad SAW, itu diamalkan sesuai dengan petunjuk Allah SWT.
    Mustafa Al-Maragi memnagi tingkatan orang mukmin yang mengamalkan Al-Qur'an sebagai berikut.

1) Dhoolimullinafsyiihi, yaitu orang yang mengamalkan ajaran agama, tetapi juga masih mengikuti hawa nafsu. Orang yang termasuk golongan ini memiliki lebih banyak amal buruk daripada amal baiknya.

2) Muuktasyiidu, yaitu orang yang memiliki amal baik dan buruk yang seimbang.

3) shaabikumbilkhoyroti, yaitu orang yang melakukan amal baik terus-menerus.

     Setelah memahami dan menghayati surat Fatir ayat 32 hendaknya kita memiliki sifat.

1. Progresif, selalu ingin maju dan berkembang;
2. Tidak merasa putus puas dengan prestasi yang diraih sehingga terus menerus berusaha meraih prestasi berikutnya.
3. Meningkatkan produktifitas kerja, meningkatkan skill, keahlian, dan keterampilan;
4. Selalu terpendam dalam melakukan kebaikan-kebaikan;
5. Energik, penuh semangat dalam bekerja.

     Sekian pembahasan yang bisa mimin Note-Student sampaikan mohon maaf bila ada salah-salah kata dan tulisan, mohon dimaklumi karena saya sedang dalam proses tahap belajar.
Share this post
  • Share to Facebook
  • Share to Twitter
  • Share to Google+
  • Share to Stumble Upon
  • Share to Evernote
  • Share to Blogger
  • Share to Email
  • Share to Yahoo Messenger
  • More...

1 comments

:) :-) :)) =)) :( :-( :(( :d :-d @-) :p :o :>) (o) [-( :-? (p) :-s (m) 8-) :-t :-b b-( :-# =p~ :-$ (b) (f) x-) (k) (h) (c) cheer

 
© Note-Student | Share Science
Designed by BlogThietKe Cooperated with Duy Pham
Released under Creative Commons 3.0 CC BY-NC 3.0
Posts RSSComments RSS
Back to top