Monday, May 4, 2015

Penulisan Catatan Kaki yang Baik dan Benar


      Pengertian catatan kaki menurut (KBBI) Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah keterangan yang dicantumkan pada margin bawah pada halaman buku (biasanya dicetak dalam huruf yang lebih kecil daripada huruf di dalam teks guna menambah rujukan uraian di dalam naskah pokok). Berikut merupakan peraturan-peraturan dalam menuliskan catatan kaki.

1. Letak

      Catatan kaki diletakkan di bagian bawah halaman yang sama dengan bagian kalimat yang ditandainya itu.


2. Urutan Penulisan

       Catatan kaki ditulis dengan urutan berikut.

      a. Nomor catatan kaki
      Nomor catatan kaki ditilik dengan jenis huruf superscript.

      b. Nama pengarang
      Nama pengarang ditik dengan apa adanya. Hal ini berbeda dengan pengetikan daftar pustaka: nama pengarang di mulai dengan nama belakang.

      c. Tahun penerbit

      d. Judul buku
      Judul buku ditik dengan huruf miring atau diberi garis bawah

      e. Edisi buku

      f. Tempat terbit
      Tempat terbit atau nama kota ditik setelah nama penerbit.

      g. Nama penerbit
      Nama penerbit ditik setelah nomor jilid

      h. Halaman yang dikutip
      Nomor halaman yang ditulis dengan menggunakan singkatan "p."(page) atau "hlm." (halaman).

      Apabila suatu buku dikutip berkali-kali maka peulisan catatan kaki yang kedua dan seterusnya dapat menggunakan singkatan. Ketentuannya adalah sebagai berikut:

1. Ibid

      Ibid adalah kependekan dari ibidem yang mengandung arti 'pada tempat yang sama' atau 'pada pekerjaan yang sama'. Ibid dipakai apabila suatu kutipan diambil dari sumber atau buku yang sama dengan sumber atau buku yang disebutkan sebelumnya secara berturut-turut di halaman yang berbeda. Setekah kata ibid., sumber itu cukup dituliskan nomor halamannya saja.

Contoh:

2. Op. cit.

      Op. cit adalah kependekan dari opere citato. Artinya, 'pada karangan yang telah dikutip'. Op. cit. dipakai apabila suatu kutipan diambil dari sumber yang telah disebutkan sebelumnya, tetapi sumber itu telah diselingi oleh sumber lain dalam halaman yang berbeda.

Contoh:

3. Loc. cit.

      Loc. cit adalah kependekan dari loco citato. Artinya, pada tempat atau halaman yang telah dikutip. Loc. cit. dipakai apabila suatu kutipan dari sebuah sumber yang sama, telah diselingi oleh sumber kutipan lain dalam halaman yang sama.

Contoh:

      Demikian yang bisa saya dapat sampaikan tentang Penulisan Catatan Kaki yang Baik dan Benar, semoga dapat bermanfaat.






Share this post
  • Share to Facebook
  • Share to Twitter
  • Share to Google+
  • Share to Stumble Upon
  • Share to Evernote
  • Share to Blogger
  • Share to Email
  • Share to Yahoo Messenger
  • More...

0 comments

:) :-) :)) =)) :( :-( :(( :d :-d @-) :p :o :>) (o) [-( :-? (p) :-s (m) 8-) :-t :-b b-( :-# =p~ :-$ (b) (f) x-) (k) (h) (c) cheer

 
© Note-Student | Share Science
Designed by BlogThietKe Cooperated with Duy Pham
Released under Creative Commons 3.0 CC BY-NC 3.0
Posts RSSComments RSS
Back to top